Akurasi Historis “Storytelling” sebagai Sumber Sejarah: Studi Kasus Konten Sejarah Islam Channel YouTube @NadiaOmara
Abstract
Era digitalisasi membawa manusia pada kemudahan dalam memperoleh berbagai informasi, termasuk sejarah. Munculnya platform YouTube sebagai media penyebaran informasi yang banyak dimanfaatkan oleh konten kreator untuk memasarkan akunnya dengan mengunggah video-video sejarah, salah satunya berupa storytelling. Ini menggiring adanya tinjauan lebih lanjut dan eksplorasi terhadap konten storytelling sejarah Islam mengenai akurasi historis konten yang harus menjaga prinsip historiografi, yaitu ketepatan sumber, keandalan narasi, dan objektivitas. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi akurasi historis storytelling dalam konten sejarah Islam pada channel YouTube @NadiaOmara, dengan fokus penelitian pada bagaimana narasi sejarah dapat direpresentasikan sesuai fakta sejarah yang valid. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan pendekatan netnografi serta analisis konten yang mendalam. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi isi konten video storytelling sejarah Islam pada channel youtube @NadiaOmara, respon penonton dalam kolom komentar, dan beberapa literatur karya ilmiah berupa jurnal maupun buku yang relevan dengan kajian. Hadirnya media sosial yang mempengaruhi paradigma kehidupan masyarakat akan menggeser penggunaan sumber-sumber sejarah yang masih tersedia secara analog. Dengan adanya pendigitalisasian sumber sejarah, maka akan mempertahankan keberadaan sumber-sumber tersebut. Penggunaan platform YouTube sangat berperan dalam mempengaruhi pemahaman masyarakat terhadap informasi sejarah. Mengingat betapa dekat dan tingginya aktivitas manusia dalam penggunaan media sosial, maka perlu adanya sebuah koroborasi informasi sejarah agar mendapatkan sumber-sumber sejarah yang jelas.
