Peran Thariqat Bektashi dalam Penguatan Militansi dan Identitas Tentara Janisari (1363-1826 M)
Abstract
Penelitian ini membahas tentang peran Thariqat Bektashi dalam memperkuat militansi dan membentuk identitas Tentara Janisari dalam Dinasti Turki Utsmani. Tujuan penelitian ini menjelaskan tentang; 1) Bagaimana latar belakang terbentuknya tentara Janisari? 2) Bagimana peran Thariqat Bektashi terhadap tentara Janisari?. Untuk membahas permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian sejarah (historis) yaitu heuristik, verifikasi data, interpretasi, dan historiografi. Hasil dari penelitian menunjukkan kesimpulan bahwa; 1) Tentara Janisari terbentuk pada tahun 699 H/1300 M oleh Orkhan setelah Utsman I menjadi khalifah, 2) Tasawuf kala itu berkembang pesat dan terdapat beberapa thariqat, salah satunya Thariqat Bektashi. Thariqat ini, sebagai sebuah ordo sufi yang berpengaruh, memiliki hubungan erat dengan korps militer elite Janisari, terutama melalui bimbingan spiritual dan praktik ritual keagamaan yang mempengaruhi struktur mentalitas dan solidaritas prajurit. Hubungan ini juga menciptakan ikatan yang kuat di antara anggota tentara, memperkuat hubungan internal mereka dalam menghadapi tantangan militer maupun politik. Namun, pengaruh besar Thariqat Bektashi pada akhirnya juga berkontribusi terhadap ketidakstabilan internal, terutama setelah tentara Janisari dan Thariqat Bektashi mengalami penindasan pada awal abad ke-19. Penelitian ini berupaya menjelaskan peran sentral spiritualitas sufi dalam pembentukan dan penguatan kekuatan militer Janisari.
Kata Kunci: tentara janisari; thariqat bektashi; utsmaniyah
