Islam dalam Kesenian Jaranan di Era Digital: Perkembangan dan Tantangan
Abstract
Dalam dunia Kesenian seperti Jaranan, Wayang, dan Ludruk ada istilah Pakem
yang artinya sesuatu yang tidak bisa diubah dalam pertunjukan dan sudah menjadi bagian
dasar dari seni tersebut selama bertahun tahun,akan tetapi dizaman digital saat ini banyak
kreasi kreasi yang bermunculan dalam kesenian jaranan agar bisa mengikuti zaman,
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana makna makna islam dalam kesenian
jaranan dan juga pakem jaranan ini bisa bertahan di era modern yang serba digital ini.
Penilitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menggunakan Observasi
Partisipatif yakni peneliti ikut dalam salah satu sanggar kesenian jaranan agar bisa
melakukan penelitian secara kompleks, wawancara juga dilakukan agar bisa
memperdalam permasalahan penelitian dari segi narasumber yang diwawancarai,
Platform Digital seperti Youtube, Instagram Tiktok juga mendukung penelitian karena
perkembangan kesenian jaranan baik lama maupun baru ada di media online ini. Hasil
dari penelitian ini menunjukkan bahwa di zaman Modern dan serba digital ini Kesenian
jaranan mampu bersaing dengan kesenian modern baik dari segi Raga,Irama, dan rasa.
Kesenian Jaranan bisa berkembang hingga saat ini dikarenakan Kreasi yang digunakan
dalam Tarian bisa mengikuti Trend saat ini tanpa mengubah pakem dan makna islam yang
telah dibuat oleh sesepuh sesepuh jaranan zaman dulu, oleh karena itu digitalisasi ini
sangat penting bagi pelaku seni diluar sana.
