Tradisi Jumat Wage bagi Kalangan Masyarakat Nahdlatul Ulama’ di Desa Duriwetan Lamongan
Abstract
Tradisi jumat wage merupakan salah satu praktik budaya yang kaya makna di kalangan masyarakat Nahdlatul Ulama’ (NU) di Desa Duriwetan, Lamongan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelaksanaan dan signifikansi tradisi jumat wage dalam konteks kehidupan sosial dan religius masyarakat setempat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan jumat wage diperingati do’a bersama, yang dilakukan pada hari jumat pertama setiap bulan jawa. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana memperkuat ikatan komunitas, tetapi juga sebagai medium untuk memperdalam pemahaman agama dan memperkuat rasa solidaritas antar warga selain itu, tradisi ini juga mencerminkan nilai-nilai ajaran NU yang menekankan pentingnya ritual kolektif dalam kehidupan beragama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi jumat wage merupakan manifestasi dari budaya lokal yang harmonis dengan ajaran islam, yang terus dilestarikan oleh masyarakat Duriwetan sebagai bagian dari identitas dan kepercayaan mereka.
