Nasionalisme Sarip Tambak Oso dalam Perspektif Sejarah
Abstract
Artikel ini mempunyai tujuan untuk membahas latar belakang, pemikiran dan pengaruh masyarakat terhadap tokoh “Sarip” yang lahir di Sidoarjo pesisir timur atau tepatnya berasal dari desa Tambak Oso Waru, sebagai bentuk perlawanan terhadap penjajah Belanda dan perlawanan atas kezaliman penjajah di desa Tambak Oso Waru Sidoarjo sehingga lebih dikenal dengan sebutan Sarip Tambak Oso. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif berupa studi teks atau dokumen adalah penelitian pada dokumen tertulis untuk dianalisis seperti buku teks, artikel, film, catatan harian, naskah yang berkaitan dengan Sarip Tambak Oso. Juga melalui pendekatan fenomologi yang berarti penelitian dengan memahami makna dari pengalaman seseorang dengan melakukan wawancara dengan masyarakat Tambak Oso Sidoarjo. Dalam artikel ini penulis menggunakan dua metode. Pertama, menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan, menganalisis dari berbagai sumber yang ada seperti buku, laporan, dan dokumen lainnya. Kedua, metode sosiologi pengetahuan dengan analisis teks, dan wawancara. Penelitian ini berusaha mengungkap latar belakang historis, pemikiran yang mendasari tindakannya, serta pengaruh yang ditimbulkan terhadap masyarakat. Sarip Tambak Oso, seringkali digambarkan sebagai pencuri namun juga dianggap sebagai pahlawan oleh masyarakat, hal inilah menjadikan objek kajian yang menarik untuk memahami dinamika sosial pada masanya.
