Wahabi dan Pengaruhnya dalam Terorisme Global
Abstract
Wahabi merupakan suatu aliran keagamaan yang berkembang di wilayah Arab Saudi. Aliran ini mulai muncul pada abad ke 18 M saat Muhammad bin Abdul Wahab menyebarkan ajaran ini di wilayah Haramain yang pada saat itu masih berada di bawah kekuasaan Turki Utsmani. Saat itu kelompok wahabi dikenal sebagai kelompok yang radikal dan kerap menggunakan kekerasan dalam menyebarkan ajarannya. Mereka menganggap ajaran yang tidak sesuai dengan ajaran mereka dengan menyebutnya bid’ah dan juga mengkafirkannya. Di era modern ini, ajaran dari wahabi ini memunculkan para tokoh radikal yang memiliki pemikiran keagamaan yang sama dengan wahabi. Bahkan sebagian dari mereka sampai melakukan aksi terorisme. Kelompok-kelompok seperti Taliban, AlQaeda, ISIS, dikenal sering melakukan aksi kekerasan atas nama Islam. Mereka memiliki pemikiran dan paham yang radikal serta sering kali membid’ahkan dan mengkafirkan kelompok lain yang tidak sepaham dengan mereka. Dan hal itu mirip dengan ajaran wahabi. Di dalam artikel ini Membahas Bagaimana Sejarah dan Pemikiran dari wahabi, dan juga keterkaitan antara wahabi dan terorisme global saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk membahas pengaruh wahabi dalam terorisme global. Teori yang digunakan yaitu Teori Mobilisasi Sumber Daya dari Anthony Oberschall.
Kata Kunci: Wahabi, Arab Saudi, Terorisme.
