Relevansi Kitab Nuruzh Zhalam Karya Imam An-Nawawi Al-Bantani sebagai Sumber Sejarah di Era Globalisasi
Abstract
Kitab Nuruzh Zhalam Syarah Aqidatul Awam karya Imam an-Nawawi al-Bantani merupakan salah satu kitab klasik yang membahas aqidah dalam Islam dengan pendekatan syarah atau penjelasan mendalam terhadap naskah asli Aqidatul Awam. Karena itu, tujuan penelitian ini ialah mengetahui bagaimana biografi Syekh Nawawi al-Bantani; bagaimana konteks kitab Nuruzh Zhalam sebagai sumber sejarah serta bagaimana relevansi kitab Nuruzh Zhalam sebagai sumber sejarah di era globalisasi. Kajian ini merupakan jenis riset kualitatif pustaka dengan menggunakan pendekatan studi sejarah. Adapun metode penelitiannya ialah menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahap, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historigrafi. Temuan yang dihasilkan ialah Syekh Nawawi bernama lengkap Abu Abdul Mu’thi Muhammad Nawawi ibn Umar al-Tanari al-Bantani al-Jawi, dilahirkan di daerah Jawa Barat. Ia lahir di kampung Tanara, kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Keresidenan Banten pada tahun 1813 M/1815 M. Adapun Kitab Nuruzh Zhalam karya Imam Nawawi al-Bantani ini merupakan salah satu teks yang berisi pandangan-pandangan fiqh dan akhlak Islam yang berkembang pada masanya, tetapi tetap memiliki relevansi sebagai sumber sejarah. Kitab ini dapat dijadikan referensi untuk memahami pemikiran ulama Nusantara, khususnya dari segi hukum Islam, dan pendekatan lokal yang diambil dalam menghadapi problematika masyarakat pada zamannya.
