Komunitas Arab di Surabaya dalam Historiografi Kelompok Masyarakat di Indonesia: Dibandingkan Komunitas Eropa dan Tionghoa pada Masa Sistem Wijkenstelsel
Abstract
Komunitas Arab di Surabaya memiliki sejarah panjang yang berakar sejak abad ke-7, di mana mereka memainkan peran penting dalam dinamika sosial, ekonomi, dan budaya di kota Surabaya. Meskipun kontribusi mereka signifikan, historiografi di Indonesia sering kali kurang memberikan perhatian terhadap komunitas ini dibandingkan dengan komunitas Eropa dan Tionghoa pada masa diterapkannya kebijakan wijkenstelsel pada masa Kolonial Belanda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejarah komunitas Arab di Surabaya dan posisinya dalam historiografi masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan yaitu dengan mengumpulkan data melalui penelaahan literatur seperti buku, jurnal, artikel, dan dokumen yang berkaitan dengan kedatangan, aktivitas perdagangan, dan kontribusi sosial komunitas Arab di Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun komunitas Arab berkontribusi signifikan dalam bidang ekonomi dan penyebaran Islam melalui pendirian Masjid dan lembaga pendidikan, mereka sering kali terpinggirkan dalam narasi sejarah nasional. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan minimnya representasi komunitas Arab dalam historiografi, seperti kebijakan kolonial Belanda yang lebih memprioritaskan komunitas Eropa dan Tionghoa. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan wawasan baru tentang peran komunitas Arab di Surabaya tetapi juga mendorong peninjauan kembali historiografi yang lebih inklusif terhadap semua kelompok etnis di Indonesia.
Kata Kunci: Historiografi, Komunitas Arab, Surabaya
