Konstruksi Sosial Perempuan dalam Ruang Publik di Aceh pada Abad ke 17-19 M: Studi Komparatif dengan Jawa
Abstract
Penelitian ini mengkaji tentang konstruksi sosial perempuan dalam ruang publik di Aceh pada abad ke-17 hingga ke-19, dengan melakukan studi komparatif terhadap kondisi serupa di Jawa. Perbedaan kondisi dari aspek sosial, budaya, ekonomi juga sangat mempengaruhi peran perempuan untuk memiliki akses yang lebih luas dalam berpartisipasi di ruang publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis dan sosiologis, dimana pendekatan historis berfokus dalam mengkaji peristiwa masa lalu dengan menganalisis dokumen sejarah, sumber sumber sejarah, serta catatan perjalanan yang menggambarkan kehidupan perempuan Aceh dan Jawa pada abad ke 17-19 M. serta pendekatan sosiologi digunakan untuk memahami kondisi sosial, budaya, dan politik pada masa itu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode penelitian sejarah yang terdiri dari tahap berupa heuristik, verifikasi, interpretasi dan Historiografi. Berdasarkan hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa meskipun keduanya berada dalam struktur patriarkal, perempuan Aceh memiliki akses yang lebih luas ke ranah publik dibandingkan dengan perempuan Jawa. Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti sistem kesultanan Aceh yang memberikan ruang bagi perempuan untuk terlibat dalam politik, serta pengaruh Islam yang lebih inklusif terhadap perempuan di Aceh.
Kata Kunci: Aceh, Jawa, Perempuan, Konstruksi sosial
