Strategi Kepemiminan KH. Khoiron Husain dalam Mengembangkan Pondok Pesantren Salafiyah Putri Kauman Pasuruan (1977-1987)
Abstract
Keberlangsungan pondok pesantren secara langsung tidak lepas dari kepemimpinan seorag kiai dalam kemajuan dan perkermbangan pondok pesantren. Sosok kiai menjadi figure pondok pesantren tersebut memiliki peran vital harus senantiasa memiiki strategi kepemimpinan demi menjaga keberlangsungan dan eksistensi pondok pesantren. KH. Khoiron Husain yang dimana strategi kepemimpinanya sangat penting terhadap perkembangan pondok pesantren salafiyah putri Kauman. KH. Khoiron Husain lahir pada tanggal 18 Agustus 1939 M. Merupakan anak ke 3 dari pasangan Husain dan Aminah. KH. Khoiron Husain merupakan seorang yang tawadhu’ dan juga seorang penulis. Di antara usaha-usaha KH. Khoiron Husain memiliki strategi dalam mengembangkan pondok pesantren salafiyah putri Kauman yaitu dalam bidang pendidikan KH. Khoiron Husain menggunakan sistem pendidikan formal dan non formal. Dalam bidang sarana dan prasarana, KH. Khoiron Husain menambahkan beberapa sarana yang lebih menunjang ke sistem pendidikan dan juga kenyamanan para santri. Dalam bidang minat dan bakat, KH. Khoiron Husain menyediakan kursus-kursus bagi para santri untuk mengembangkan bakatnya. Dalam bidang Media informasi, KH. Khoiron Husain menggunakan mading, koran yang sudah berlangganan dan bulletin El Wardah. Hingga saat ini semakin banyak para santrinya, tidak hanya dari dalam negeri saja melainkan dari luar negeri juga seperti Malaysia. Di karenakan sistem pendidikanya dan juga program-programnya yang memadailah pondok pesantren salafiyah putri Kauman di kenal oleh masyarakat saat ini.
