Tradisi Barikan Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW di Jl. Demak Jaya II, Kecamatan Bubutan, Surabaya
Abstract
Tradisi Barikan merupakan tradisi yang sangat unik yaitu di daerah Surabaya yang dilakukan langsung oleh masyarakat setempat. Tradisi ini dilakukan untuk menyambut perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw dengan cara masyarakat bersama-sama membawa makanan ke Masjid kemudian dimakan bersama-sama sebagai bentuk rasa syukur dan kebahagiaan atas lahirnya Nabi Muhammad Saw. Kegiatan itu juga meliputi tabuhan rebana untuk melantunkan sholawat dan juga penarikkan uang dan alat-alat rumah tangga untuk berbagi kepada sesama masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan mengidentifikasi makna dan simbol dari tradisi barikan dalam konteks keagamaan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi barikan memiliki makna simbol yang mendalam bagi masyarakat, yaitu sebagai bentuk perayaan keagamaan tetapi juga sebagai sarana untuk melestarikan tradisi dan membangun kesadaran akan nilai-nilai Islam. penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman makna dan simbol tentang keragaman tradisi dan budaya keagamaan di daerah Surabaya.
