Perempuan pada Masa Dinasti Abbasiyah Era Harun Ar-Rasyid (786 M): Peran Zubaidah Binti Ja’far sebagai Pemimpin Gerakan Sosial
Abstract
Penelitian ini mengkaji peran Zubaidah binti Ja’far sebagai perempuan berpengaruh dalam Dinasti Abbasiyah, khususnya sebagai pemimpin gerakan sosial yang berkontribusi pada perkembangan masyarakat dan kemajuan sosial pada masa kejayaan dinasti tersebut. Pembahasan artikel meliputi biografi Zubaidah, kontribusinya sebagai pemimpin gerakan sosial, serta dampak perannya terhadap masyarakat dan kebijakan sosial masa itu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kiprah Zubaidah dalam bidang sosial serta kontribusinya terhadap pembangunan peradaban Islam. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) yang mengumpulkan data dari sumber-sumber primer dan sekunder seperti manuskrip, kitab sejarah, jurnal, dan buku terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Zubaidah, permaisuri khalifah Harun, bukanlah sekadar figur di istana, melainkan seorang pemimpin gerakan sosial yang aktif. Kontribusinya sangat signifikan, terutama dalam proyek monumental sumur dan saluran air yang dikenal sebagai Darb Zubaidah (Jalur Zubaidah) untuk para jamaah haji, pembangunan berbagai fasilitas publik, dan dukungan terhadap ilmu pengetahuan. Perannya memberikan dampak positif yang luas terhadap kesejahteraan publik, menunjukkan bahwa perempuan memiliki kapasitas besar dalam memengaruhi kebijakan dan pembangunan sosial di era tersebut.
