Harmoni Islam dan Budaya Lokal Masyarakat Sidorejo, Ngawi dalam Tradisi Napak Tilas Bersih Desa Bulan Muharram
Abstract
Tradisi Napak Tilas Bersih Desa yang dilaksanakan setiap bulan Muharram di Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, merupakan wujud perpaduan antara nilai-nilai keislaman dan budaya lokal yang masih terjaga hingga kini. Kegiatan bersih desa adalah sebuah ritual yang turun temurun diwariskan dan dilaksanakan setiap tahun pada bulan Muharram sebagai bentuk penghormatan serta rasa terima kasih kepada para leluhur yang telah membabad desa. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual keagamaan dan bentuk rasa syukur masyarakat, tetapi juga sebagai upaya menjaga sejarah desa dan mempererat hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hubungan antara ajaran Islam dan budaya setempat tercermin dalam pelaksanaan tradisi napak tilas. Fokus penelitian dalam tradisi ini meliputi: Bagaimana latar belakang munculnya tradisi napak tilas bersih desa pada bulan Muharram di Desa Sidorejo, Apa saja bentuk kegiatan yang diselenggarakan dalam Tradisi Napak Tilas, dan Bagaimana nilai-nilai Islam dan budaya lokal dapat saling terhubung dalam pelaksanaan tradisi Napak Tilas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan melalui tradisi napak tilas bahwa masyarakat dapat membuktikan Islam mampu beradaptasi dengan budaya lokal tanpa kehilangan inti ajarannya.
