Peran Perempuan dalam Dukungan Logistik Perang Uhud: Studi pada Aisyah binti Abu Bakar dan Rumaisha’ binti Milhan

  • Nur Nailatus Sa'adah UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Muzaiyana UIN Sunan Ampel Surabaya
Keywords: Aisyah binti Abu Bakar, Rumaisha’ binti Milhan, Dukungan Logistik, Perang Uhud

Abstract

Kajian mengenai keterlibatan perempuan dalam sejarah Islam sering kali menempatkan mereka sebagai aktor sekunder, sementara peran penting mereka dalam mendukung perjuangan umat kurang mendapat perhatian. Artikel ini penting karena memberi perspektif baru tentang kontribusi perempuan dalam jihad Islam awal, khususnya pada Perang Uhud (3 H/625 M) yang selama ini lebih menonjolkan heroisme sahabat laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menguraikan biografi Aisyah binti Abu Bakar dan Rumaisha’ binti Milhan (Ummu Sulaim), 2) mengidentifikasi faktor yang memengaruhi keterlibatan mereka dalam Perang Uhud, dan (3) menjelaskan bentuk dukungan logistik bagi pasukan Muslim. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan historis dan analisis deskriptif terhadap sumber primer dan sekunder, seperti Shahih al-Bukhari, Shahih Muslim, Al-Maghazi al-Waqidi, dan Al-Tabaqat al-Kubra Ibn Sa‘d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan Aisyah dan Ummu Sulaim dipengaruhi faktor religius, keluarga, sosial, dan spiritual. Mereka berperan aktif mengangkut air, merawat prajurit, mengumpulkan perlengkapan perang, serta memberi dukungan moral. Aktivitas tersebut tergolong jihad non-kombatan yang bernilai teologis setara dengan perjuangan bersenjata. Kajian ini menegaskan bahwa peran perempuan dalam sejarah Islam bersifat integral dan menunjukkan penghargaan Islam terhadap kontribusi mereka dalam ranah sosial dan kemanusiaan.

Published
2025-11-05
Section
Articles