Peran KH. Bisri Syansuri dalam Memperjuangkan Kesetaraan Gender

  • Izzan Lana Aula UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Nyong Eka Teguh Iman Santosa UIN Sunan Ampel Surabaya
Keywords: KH. Bisri Syansuri, Perjuangan, Perempuan

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap peran KH. Bisri Syansuri dalam memperjuangkan kesetaraan gender melalui pendekatan kualitatif naratif dan studi pustaka terhadap berbagai sumber relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepedulian KH. Bisri Syansuri terhadap ketimpangan pendidikan bagi perempuan mendorongnya membuka akses pembelajaran ilmu-ilmu Islam bagi santri perempuan di bawah bimbingan langsungnya. Sikap progresif ini menegaskan pandangannya bahwa perempuan memiliki kapasitas intelektual dan moral yang setara dengan laki-laki. Dalam konteks legislasi, penolakannya terhadap RUU Perkawinan didasarkan pada keyakinan bahwa regulasi tersebut harus selaras dengan prinsip-prinsip Islam yang menjunjung keadilan, sehingga ia menginisiasi musyawarah para kiai untuk merumuskan sikap keagamaan yang komprehensif. Upaya KH. Bisri Syansuri sejalan dengan teori feminisme Mary Wollstonecraft yang menegaskan bahwa perempuan berhak atas pendidikan rasional sebagai dasar kesetaraan dan kemandirian. Wollstonecraft memandang bahwa ketidaksetaraan bukanlah kodrat, melainkan konstruksi sosial yang harus diluruskan melalui akses pendidikan dan penguatan nilai keadilan. Dengan membuka ruang belajar dan menolak diskriminasi berbasis gender, KH. Bisri Syansuri menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam dapat berjalan seiring dengan cita-cita feminisme tentang kesetaraan dan kemanusiaan.

Published
2025-11-05
Section
Articles