Peran Norani Othman terhadap Penguatan Feminisme Islam di Malaysia Melalui Prinsip Maqasid al-Shariah

  • Firdausi Nuzula Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Abd. A'la UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Rochimah UIN Sunan Ampel Surabaya
Keywords: Feminisme Islam, Norani Othman, Maqasid al-Syariah

Abstract

Penelitian ini menelaah pemikiran dan kontribusi Norani Othman pada gerakan feminisme Islam di Malaysia. Permasalahan utama penelitian berfokus pada bagaimana gagasan Othman menafsirkan ulang teks-teks agama untuk menegakkan keadilan gender, serta dampaknya pada advokasi kebijakan dan gerakan sosial. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan latar belakang intelektual Othman, menganalisis gagasan feminisme Islam yang ia kembangkan, dan menilai peran konkret dalam gerakan perempuan Muslim. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, memanfaatkan karya-karya Othman sebagai sumber primer, disertai artikel akademik, prosiding, dan laporan organisasi sebagai sumber sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa Othman menegaskan kesetaraan gender sebagai bagian inheren ajaran Islam melalui prinsip Maqasid al Shari’ah, khususnya `adl (keadilan) dan maslahah (kebaikan). Melalui Sisters in Islam (SIS) dan jaringan Musawah, ia berhasil memadukan penelitian akademik, advokasi hukum, dan diplomasi transnasional untuk menantang tafsir patriarkal sekaligus membuktikan bahwa reformasi hukum keluarga Islam dapat dilakukan tanpa meninggalkan otoritas Al-Qur’an. Temuan ini menegaskan bahwa feminisme Islam yang ditawarkan Othman relevan bagi negara mayoritas Muslim lain, termasuk Indonesia, dalam upaya menegakkan keadilan gender berbasis nilai-nilai agama.

Published
2025-11-05
Section
Articles