Nilai-Nilai Haditsul Ifki dalam Mencegah Hoaks dan Kekerasan Digital pada Perempuan

  • Shofiya Wardatul Jannah UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Achmad Zuhdi DH UIN Sunan Ampel Surabaya
Keywords: Haditsul Ifki, Hoaks, Kekerasan Digital, Perempuan

Abstract

Abstrak: Kemajuan teknologi di era digital telah membuka cakrawala komunikasi tanpa batas, mempercepat arus informasi melintasi ruang dan waktu. Namun, dibalik kemudahan itu terselip ancaman serius yakni merebaknya hoaks dan bentuk-bentuk kekerasan digital terutama yang menimpa perempuan.  Penelitian ini berupaya menelisik fenomena tersebut dengan menjadikan kisah agung Sayyidah Aisyah r.a. yang menjadi asbabul nuzul Q.S An-Nur ayat 11-21, yang menjadi landasan konseptual dalam membangun etika bermedia di era digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis sumber primer seperti kitab tafsir, hadits, dan sirah nabawiyah serta sumber sekunder berupa buku maupun jurnal ilmiah. Kajian ini diperkuat dengan teori feminisme digital yang menekankan pentingnya kesetaraan gender dan perlindungan perempuan di ruang digital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peristiwa haditsul ifki mengajarkan nilai tabayun, husnudzon, tawaquf, wara’, dan berpikir kritis menjadi dasar etika bermedia. Nilai-nilai ini sangat relevan dalam konteks kekinian terutama untuk menumbukan kesadaran kolektif di bidang pendidikan, masyarakat, dan pemerintahan dalam memerangi hoaks dan kekerasan digital yang menimpa perempuan. Upaya ini dapat diwujudkan melalui dengan edukasi berkelanjutan dan sosialisasi etika digital di ruang digital.

Published
2025-11-05
Section
Articles