Pengaruh Kitab Ihya’ Ulumuddin dalam Pengembangan Tradisi Pesantren Al Hidayah sebagai Aktualisasi Peradaban Islam
Abstract
Penelitian ini berangkat dari pentingnya kitab “Ihya’ Ulumuddin” karya Imam al-Ghazali yang sejak lama menjadi rujukan utama dalam pembelajaran di pesantren Indonesia. Masalah yang dikaji adalah bagaimana kitab ini memengaruhi perkembangan tradisi pendidikan dan kehidupan keagamaan di Pesantren Al Hidayah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, serta bagaimana peranannya dapat dilihat sebagai wujud nyata peradaban Islam. Tujuan penelitian adalah menggambarkan pengaruh ajaran “Ihya’ Ulumuddin” dalam membentuk pola pendidikan, menanamkan akhlak santri, dan memperkuat budaya pesantren yang berlandaskan nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab “Ihya’ Ulumuddin” tidak hanya diajarkan di kelas, tetapi juga menjadi pedoman etika dalam keseharian santri Al-Hidayah. Pemahaman terhadap kitab ini mendorong terbentuknya tradisi keilmuan, peningkatan akhlak santri, serta penerapan nilai spiritual dalam kegiatan sosial. Dengan demikian, keberadaan kitab “Ihya’ Ulumuddin” di Pesantren Al Hidayah dapat dipandang sebagai bentuk nyata aktualisasi peradaban Islam dalam konteks masyarakat setempat.
