Akal dan Wahyu dalam Pembahasan Intelektual Islam: Studi Perbandingan Pemikiran Al-Ghazali dan Ibnu Rusyd

  • Azmil Khafidzoh UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Ahmad Nur Fuad UIN Sunan Ampel Surabaya
Keywords: akal, wahyu, pemikiran

Abstract

Abstrak: Artikel ini membahas hubungan antara akal dan wahyu yang menjadi warisan dalam sejarah intelektual Islam dengan fokus pada perbandingan pemikiran dari Al-Ghazali dan Ibnu Rusyd. Persoalan utama yang dikaji mencakup pada latar belakang intelektual Al-Ghazali dan Ibnu Risyd, analisis perbandingan keduanya tentang hubungan akal dan wahyu dan relevansi perbandingan pemikiran tersebut bagi pendidikan Islam modern. Artikel ini menggunakan metode penelitian studi pustaka (library research) yang digabungkan dengan metode sejarah, guna menelusuri latar belakang kemunculan pemikiran akal dan wahyu ini dari Al-Ghazali dan Ibnu Rusyd. Data dikumpulkan dari sumber primer seperti Tahafut al-Falasifah dan Tahafut al-Tahafut, serta sumber sekunder yang berupa buku dan jurnal akademik yang relevan. Hasil dari penelitian ini adalah Al-Ghazali dan Ibnu Rusyd memiliki tujuan pengetahuan yang sama, yakni menegakkan keselarasan antara akal dan wahyu, tetapi dalam metode yang berbeda. Al-Ghazali memfokuskan pemikirannya terhadap pendekatan spiritual dan tasawuf dengan tujuan penyucian jiwa. Sedangkan Ibnu Rusyd mengedepankan pada penalaran yang didasarkan pada akal supaya mencapai pengetahuan yang pasti. Perbandingan keduanya ini menghasilkan sebuah gabungan dalam Islam, yakni akal dan wahyu bukanlah dua objek yang saling bertentangan, tetapi justru saling melengkapi dalam mencapai kebenaran. Temuan ini memiliki relevansi yang penting dalam pendidikan Islam modern, karena pentingnya perpaduan antara dimensi spiritual dan rasional dalam membentuk manusia yang berilmu dan beriman.

Kata Kunci: Akal, Wahyu, Pemikiran

Published
2025-11-05
Section
Articles