Lirik Macapat Serat Menak sebagai Media Dakwah Islam: Analisis Filologis-Historis
Abstract
Serat Menak sebagai karya sastra Jawa klasik menyimpan nilai dakwah Islam yang disampaikan melalui lirik macapat, sehingga tujuan adanya penelitian ini untuk mengkaji fungsi lirik tersebut sebagai media dakwah dalam konteks budaya Jawa. Pendekatan yang digunakan ialah filologis-historis dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui telaah pustaka terhadap Serat Menak yang kemudian menjadi data utama. Manuskrip tersebut tersimpan di Museum Mpu Tantular dan dokumentasi milik DISBUDPAR Jawa Timur dan Serat Menak dokumentasi Kemendiskamen Yogyakarta. Adapun sumber pendukung berasal dari literatur keislaman dan penelitian terkait sastra dakwah Jawa. Analisis dilakukan melalui tahap telaah historis-filologis, kemudian menyoroti simbol, pesan moral, dan fungsi dakwah yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi historis, lirik macapat Serat Menak berperan sebagai sarana dakwah kultural yang efektif karena memadukan nilai tauhid, akhlak, dan perjuangan dalam bentuk estetika yang akrab bagi masyarakat Jawa. Struktur tembang memperkuat daya ingat dan penerimaan pesan dakwah, Adapun sisi filologisnya adalah dari bagaimana tembang tersebutmerepresentasikan kisah pahlawan Islam sebagai cerminan proses akulturasi nilai Timur Tengah dan budaya lokal.
