Sejarah Runtuhnya Rezim Muammad Qaddafi di Libya (2011-2020)
Abstract
Penelitian ini mengkaji tentang dinamika runtuhnya rezim Muammar Qaddafi di Libya dari perspektif historis dengan menyoroti faktor politik, ekonomi, sosial, dan ideologis yang melatarbelakanginya. Selama lebih dari empat dekade kekuasaan, Qaddafi membangun sistem pemerintahan Jamahiriya yang diklaim berlandaskan kedaulatan rakyat sebagaimana tertuang dalam The Green Book. Kajian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan historis dan studi Pustaka serta teori yang digunakan yaitu teori otoritanisme dari Juan J. Linz dan teori revolusi politik dari theda skocpol. yang bertujuan untuk menelusuri sebab dari adanya gerakan untuk meruntuhkan Muammar Qaddafi secara faktor internal maupun eksternal, dan dampak dari kemunduran Muammar Qaddafi terhadap Libya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desakan untuk menurunkan muammar disebabkan kebijakannya yang bersifat otoriter. Elemen masyarakat berdemonstrasi untuk menurunkan Qaddafi, sehingga muammar diturunkan oleh masyarakatnya sendiri. Kemunduran Qaddafi tidak sepenuhnya membawa keberhasilan dan kemajuan Libya. Kegagalan Libya pasca-2011 mencerminkan lemahnya kesiapan institusional dalam menghadapi perubahan sistem pemerintahan. Dengan demikian, kejatuhan Qaddafi tidak hanya menandai berakhirnya rezim otoriter, tetapi juga membuka babak baru krisis struktural yang berkepanjangan di Libya.
