Sejarah Sekaten Surakarta: Kontinuitas dan Perubahan dari Masa Sunan Kalijaga hingga Kontemporer

  • Maya Rizkifatul Azifah UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Dwi Susanto UIN Sunan Ampel Surabaya
Keywords: dinamika,Islam, sekaten, surakarta, tradisi

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan Transformasi Tradisi Sekaten yang menjadi kegiatan khusus di Surakarta setiap tahunnya. Metode yang digunakan pada penelitian yaitu kualitatif deskriptif, melalui observasi dan wawancara. Tradisi Sekaten muncul sejak zaman Sunan Kalijaga sekitar abad 15 menjadi salah satu kegiatan Dakwah Islam, dan bertepatan pada bulan Kelahiran Rasulullah Saw. Namun seiring berjalannya waktu Sekaten mengalami beberapa perubahan yang signifikan, dari ritual acaranya, fungsi, hingga kegiatan-kegiatannya. Di sekitar abad 18 ketika Kerajaan Mataram mengalami perpecahan, sehingga terdapat dua kekuasaan yakni Keraton Jogjakarta dan Surakarta. Dua keraton ini masing-masing memiliki Tradisi Sekaten berbeda fokus. Kasunanan Surakarta lebih terfokus sebagai pelestarian budaya dan hiburan, sedangkan Jogjakarta sebagai uapacara ritual kerajaan. Dan di era kini Tradisi Sekaten menjadi perpaduan antara budaya, hiburan, dakwah, dan wisata. Saat ini beberapa kegiatan yang menjadi pembaharu dalam acara Sekaten di Surakarta yaitu adanya tontonan aksi masyarakat, wisata pasar malam, dan gunungan yang dibawa mengelilingi desa bersama seluruh masyarakat.

Published
2025-11-05
Section
Articles