Dakwah Sunan Prapen dan Pengaruhnya terhadap Masyarakat Gresik pada Abad ke-16
Abstract
Artikel ini membahas dakwah Sunan Prapen di Gresik pada abad ke-16 dengan menyoroti bagaimana bentuk dakwah yang dilakukan, faktor-faktor yang membuat ajarannya diterima, serta dampak langsung yang ditimbulkan terhadap praktik keagamaan dan struktur sosial masyarakat. Rumusan masalah tersebut menjadi dasar penelitian yang bertujuan menjelaskan strategi dakwah Sunan Prapen sekaligus menilai pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat Gresik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis, yakni menelaah sumber primer berupa babad, naskah lokal, dan catatan perjalanan, serta memperkuat analisis dengan literatur akademik sebagai sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sunan Prapen menekankan strategi dakwah kultural dengan memanfaatkan seni, tradisi, dan interaksi sosial yang dekat dengan masyarakat sehingga ajaran Islam dapat diterima tanpa pertentangan. Dampaknya terlihat pada semakin kuatnya praktik keagamaan Islam, lahirnya lembaga-lembaga keislaman, serta pergeseran sosial menuju nilai-nilai Islam. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa dakwah Sunan Prapen berperan penting dalam membangun fondasi Islam di Gresik sekaligus memperluas pengaruh Islam di Jawa Timur, sekaligus memberikan kontribusi akademis bagi kajian sejarah dakwah Islam di Indonesia.
