Konsep Sosialisme Menurut H.O.S Tjokroaminoto
Abstract
Penelitian ini mengkaji pemikiran sosialisme H.O.S. Tjokroaminoto lahir dari pergulatan intelektual dan sosial pada masa kolonial yang ditandai dengan ketidakadilan ekonomi, penindasan, serta jurang sosial antara pribumi dan penguasa kolonial. Tjokroaminoto berupaya merumuskan sebuah bentuk sosialisme yang berakar pada nilai-nilai Islam, sehingga melahirkan konsep “Sosialisme Islam”. Baginya, sosialisme tidak semata-mata sebuah ideologi Barat yang menekankan pada kepemilikan bersama, melainkan sebuah sistem etis dan sosial yang selaras dengan prinsip keadilan, persaudaraan, dan kesejahteraan dalam ajaran Islam. Melalui gagasan tersebut, Tjokroaminoto menegaskan bahwa Islam sejatinya telah lebih dahulu menawarkan konsep sosialisme yang berbasis tauhid, ukhuwah, dan keadilan sosial, berbeda dengan sosialisme Barat yang cenderung materialistis dan sekuler. Pemikirannya berimplikasi besar dalam menginspirasi gerakan pergerakan nasional, meneguhkan perlawanan terhadap kolonialisme, sekaligus memperkaya wacana keislaman di Indonesia. Dengan demikian, sosialisme Islam Tjokroaminoto dapat dipahami sebagai usaha kontekstualisasi ajaran Islam dalam merespons problem ketidakadilan sosial pada zamannya.
