Pelestarian Kesenian Jedor di Era Modern: Upaya dan Tantangan di Desa Sendangagung, Paciran
Abstract
Kesenian Jedor adalah salah satu jenis tradisi budaya yang muncul dan berkembang di Desa Sendangagung, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Kesenian ini tidak hanya berperan sebagai sumber hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang mendalam karena sering terkait dengan tradisi keislaman, seperti perayaan Maulid Nabi dan aktiviti keagamaan masyarakat setempat. Namun, seiring dengan masuknya arus modernisasi dan perubahan gaya hidup masyarakat, keberadaan seni Jedor mengalami penurunan dalam minat serta regenerasi para pelaku. Penelitian ini memiliki tujuan untuk meneliti sejarah perkembangan kesenian Jedor, nilainilai budaya dan keislaman yang terdapat di dalamnya, serta mengidentifikasi berbagai usaha dan tantangan dalam proses pelestariannya pada era modern. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan sejarah serta kualitatif-deskriptif, menggunakan teknik observasi, wawancara, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlangsungan kesenian Jedor masih sangat tergantung pada partisipasi aktif komunitas lokal dan bantuan dari pemerintah desa. Diperlukan pendekatan pelestarian yang kreatif dan fleksibel agar seni Jedor tetap ada sebagai bagian dari identitas budaya Islam lokal di tengah perubahan zaman yang terjadi.
