Nilai Budaya dalam Kontes Pasar Bandeng di Gresik
Abstract
Tradisi Pasar Bandeng di Gresik merupakan warisan budaya pesisir yang menampilkan perpaduan antara nilai religius, sosial, dan identitas masyarakat setempat. Tradisi ini tidak hanya menjadi aktivitas ekonomi menjelang Idulfitri, tetapi juga berfungsi sebagai simbol kebersamaan, rasa syukur, dan kebanggaan daerah. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan empat tahapan, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasar Bandeng telah mengalami transformasi dari kegiatan jual beli hasil tambak menjadi festival budaya yang bernilai edukatif dan ekonomis. Nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya meliputi nilai religius yang menegaskan rasa syukur masyarakat, nilai sosial yang menumbuhkan solidaritas dan gotong royong, nilai identitas yang memperkuat citra Gresik sebagai kota santri dan pesisir, serta nilai estetika yang mencerminkan kreativitas masyarakat. Makna simbolik bandeng kawak sebagai lambang rezeki dan kesejahteraan menjadi perekat sosial yang menjaga kelestarian tradisi di tengah modernisasi. Dengan demikian, Pasar Bandeng berperan penting dalam mempertahankan keseimbangan antara kemajuan dan kearifan lokal masyarakat Gresik.harus bersifat faktual dan ringkas.
