Sejarah Suku Bawean: Perpaduan Suku Madura, Jawa, Melayu, dan Bugis dalam Perspektif Sosial Budaya

  • Moh Rizal Hidayatullah UIN Sunan Ampel Surabaya
Keywords: Sejarah, Suku Bawean, Agama, identitas sosial Budaya, Perpaduan

Abstract

Abstrak: Indonesia terkenal sebagai negara yang memiliki keragaman Suku, budaya, bahasa, dan tradisi yang luar biasa, Pulau Bawean merupakan salah satu pulau kecil di Laut Jawa yang memiliki sejarah sosial-budaya yang sangat menarik. Dan menjadi tempat Strategis dalam Pelayaran dan perdagangan di laut jawa. Penelitian ini membahas sejarah Suku Bawean sebagai hasil perpaduan Suku Madura, Jawa, Melayu, dan Bugis dalam perspektif sosial budaya. Rumusan masalah penelitian ini adalah: bagaimana Hasil nilai-nilai sosial budaya dari perpaduan suku tersebut? Dengan menggunakan metode Kualitatif deskriptif dengan pendekatan historis-sosiologis melalui studi pustaka dan analisis sosial budaya, penelitian ini menemukan bahwa interaksi multietnis di Bawean melahirkan nilai-nilai sosial budaya berupa Tradisi Merantau, Tradisi Petik Laut, toleransi, solidaritas, serta penghormatan terhadap adat dan agama. mereka menggabungkan nilai-nilai dari keempat suku itu menjadi satu kesatuan yang rukun dan harmonis. Dari orang Madura, mereka belajar kerja keras, keberanian, dan sikap religius. Dari orang Jawa, mereka meneladani kesopanan, rasa damai, dan semangat gotong royong. Dari orang Melayu, mereka mengambil sifat ramah, terbuka, dan pandai berdagang. Sementara dari orang Bugis, mereka mewarisi jiwa perantau, keberanian menghadapi hidup, dan rasa kebersamaan yang kuat. Ajaran Islam menjadi landasan utama dalam kehidupan sosial dan adat Suku Bawean.

Kata Kunci: Sejarah, Suku Bawean, Agama, identitas sosial Budaya, Perpaduan

 

 

 

Published
2025-11-05
Section
Articles