Nilai-Nilai Islam pada Tari Seblang Masyarakat Desa Olehsari Banyuwangi
Abstract
Penelitian ini menelaah nilai-nilai Islam yang terinternalisasi dalam tradisi Tari Seblang di Desa Olehsari, Banyuwangi. Permasalahan utama bagaimana nilai-nilai ajaran Islam diwujudkan dan dipertahankan dalam pelaksanaan dan simbolisme Tari Seblang Olehsari, serta menganalisis bentuk aktualisasi, fungsi, dan makna nilai-nilai Islam, khususnya yang berkaitan dengan ketuhanan, moralitas, dan sosial, yang terkandung dalam setiap aspek ritual dan gerak tari. Penelitian dengan pendekatan studi pustaka, dengan memanfaatkan jurnal dan juga website, perbandingan dengan karya sejarawan lain, dan dokumentasi. Dengan ini ditemukan bahwa ritual Seblang, meskipun berakar pada tradisi pra-Islam, kini sarat dengan akulturasi nilai-nilai Islam. Nilai-nilai tersebut tampak pada: Aspek Ketuhanan (tauhid), seperti doa-doa dan pembacaan salawat sebelum dan saat pertunjukan; Aspek Moralitas (akhlak), tercermin dalam kesucian penari (penyaji) dan niat tolak bala; dan Aspek Sosial (muamalah), berupa semangat gotong royong dan silaturahmi masyarakat. Tari Seblang memiliki fungsi sebagai media dakwah Islam kultural dan pelestarian identitas lokal yang selaras dengan ajaran Islam.
