Relasi Masyarakat Islam dan Etnis Tionghoa di Kediri dalam Perspektif Historis
Abstract
Penelitian ini membahas dinamika hubungan sosial dan keagamaan antara etnis Tionghoa dan komunitas Islam di Kediri dalam perspektif historis. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana pola interaksi sosial, proses akulturasi budaya, serta faktor-faktor yang memengaruhi keharmonisan hubungan antara kedua kelompok tersebut dari masa kolonial hingga pasca-Orde Baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mengkaji sejarah hubungan sosial dan agama antara etnis Tionghoa dan masyarakat Islam di Kediri 2) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi relasi keagamaan 3) bentuk kerja sama dan toleransi dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode sejarah kualitatif dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, memanfaatkan arsip pemerintah, surat kabar lokal, serta wawancara dengan tokoh masyarakat Tionghoa dan Muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan kedua komunitas berlangsung dinamis namun cenderung harmonis, ditandai dengan kerja sama ekonomi, interaksi budaya, dan keterlibatan dalam kegiatan sosial-keagamaan. Meski mengalami tekanan politik pada masa Orde Baru, relasi tersebut pulih pasca-Reformasi melalui peningkatan dialog lintas etnis dan kegiatan sosial bersama yang memperkuat nilai toleransi di Kediri.
