Heeramandi dan Perlawanan Terhadap Kolonial (Analisis Film)
Abstract
Artikel ini mengkaji bagaimana dinamika perlawanan Heeramandi terhadap Kolonial Inggris dalam Film “Heeramandi: The Diamond Bazaar (2024)”. Film yang disutradarai dan diproduksi Sanjay Leela Bhansali, menyoroti narasi sejarah, kebudayaan, romansa, serta perjuangan para tawaif di wilayah Heeramandi, Lahore, ketika Inggris telah mendominasi sebagian wilyah India pada tahun 1940-an. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis analisis konten yang meneliti narasi dan citra visual representasi perlawanan konlonial dalam film. Penelitian ini menggunakan Teori Postkolonialisme Robert J. C. Young yang merujuk pada bukunya “Imperial, Coloni, Postcoloni” yang mana relevan dengan topik penelitian artikel ini. Hasil yang diperoleh adalah pertama, deskripsi film Heeramandi dari episode 1 sampai 8, penjelasan seluruh komponen dalam film ini membantu peneliti dan pembaca untuk memahami isi film secara mendetail. Kedua, media yang digunakan masyarakat untuk melawan kolonial, bertujuan untuk mengungkap apa saja media perlawanan yang digambarkan dalam film. Ketiga, analisis representasi perlawanan terhadap kolonial dalam Film Heeramandi, peneliti mengkritisi dan membandingkan bagaimana perlawanan komunitas Heeramandi terhadap kolonial hingga dampak setelah perlawanan yang ditampilkan di dalam film dengan korelasi fakta sejarah serta bagaimana respon penonton menanggapi seluruh adegan yang ada pada film.
