Jaringan Maritim dalam Perspektif Abd. Rahman Hamid dalam Buku Makassar Mendunia (Analisis Bab I–II)
Abstract
Penelitian ini mengkaji perspektif Abd. Rahman Hamid mengenai jaringan maritim Makassar sebagaimana tertuang dalam Bab I–II buku Makassar Mendunia. Hamid memaknai laut tidak hanya sebagai jalur perdagangan, tetapi juga sebagai ruang sosial yang membentuk identitas masyarakat pesisir Makassar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif. Data primer bersumber dari teks Bab I–II buku Makassar Mendunia, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur terkait sejarah maritim dan kosmopolitanisme. Analisis dilakukan melalui pemaparan isi teks dan telaah teoretis dengan menggunakan kerangka teori jaringan sosial, kosmopolitanisme, historiografi maritim, dan interaksi simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan maritim Makassar bersifat multidimensional. Makassar berperan sebagai simpul yang menghubungkan berbagai komunitas dan bangsa, sementara identitas masyarakat pesisir terbentuk melalui keterbukaan dan interaksi lintas budaya. Dengan pendekatan humanistik, Hamid menegaskan bahwa sejarah maritim merupakan sejarah manusia sebagai aktor utama dalam pembentukan peradaban Nusantara. Penelitian ini berkontribusi dengan menghadirkan pembacaan alternatif terhadap historiografi maritim Makassar melalui pendekatan humanis dan jaringan sosial.
