Rekonstruksi Kurikulum Berbasis Etos Cinta sebagai Kerangka Epistemik untuk Membangun Ekosistem Pembelajaran Mendalam di Lembaga Pendidikan Kontemporer

  • Sonia Isna Suratin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Muzawir Munawarsyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Keywords: Rekonstruksi Kurikulum, Etos Cinta, Pembelajaran Mendalam.

Abstract

Kompleksitas era digital memicu krisis moral, pendangkalan pembelajaran, melemahnya humanisasi pendidikan, serta fragmentasi pengetahuan, sehingga menuntut rekonstruksi kurikulum beretos cinta guna memulihkan dimensi humanistik dan mengembalikan orientasi pendidikan pada pengembangan integritas kemanusiaan yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji rekonstruksi kurikulum berbasis etos cinta sebagai respons terhadap kompleksitas pendidikan kontemporer. Melalui kajian ini, penelitian berupaya merumuskan sebuah model konseptual kurikulum humanistik yang mampu menghadirkan keseimbangan antara dimensi kognitif, afektif, dan moral dalam proses pendidikan, sehingga mampu menjawab tantangan perkembangan peserta didik secara holistik dan berkelanjutan. Objek penelitian ini adalah konsep etos cinta sebagai kerangka epistemik dalam penguatan ekosistem pembelajaran mendalam pada lembaga pendidikan modern. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan, data dikumpulkan dari literatur akademik, teori pendidikan humanistik, dokumen kebijakan, dan penelitian terkait, kemudian dianalisis dengan teknik analisis isi disertai triangulasi sumber dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos cinta memiliki fungsi transformatif dalam membangun relasi pedagogis dialogis, empatik, inklusif, serta mendorong motivasi intrinsik peserta didik. Kurikulum berbasis etos cinta mampu memulihkan dimensi humanistik pendidikan. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya desain kurikulum humanistik dalam membangun peradaban pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

References

Arib, Juhrah M, and Selvy Yuspitasari. “Konsep Pendidikan Humanistik Dalam Perspektif Islam Dan Filsafat Kontemporer.” Al-Munadzomah: Jurnal Manajemen Pendidikan 4, no. 2 (2025): 157–69. https://doi.org/10.51192/almunadzomah.v4i2.1964.

Balzan, Francesco, Pedro P. Santos, Maurizio Gabbrielli, Mahault Albarracin, and Manuel Lopes. “A Computational Model of Inclusive Pedagogy: From Understanding to Application.” arXiv:2505.02853. Preprint, arXiv, May 2, 2025. https://doi.org/10.48550/arXiv.2505.02853.

Basister, Michel P., Jöran Petersson, and Rowena D. T. Baconguis. “Educational Innovations for an Inclusive Learning Environment: Insights from the Teachers’ Collaboration through Lesson Study.” Frontiers in Education 10 (July 2025): 1610749. https://doi.org/10.3389/feduc.2025.1610749.

Creswell, John W. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publication, 2014.

Dan Li. “Mental Health and Moral Education in the Digital Age.” International Journal of Web-Based Learning and Teaching Technologies 20, no. 1 (2025): 1–20. https://www.igi-global.com/gateway/article/full-text-pdf/367868.

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI. Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 6077 Tahun 2025 – Panduan Kurikulum Berbasis Cinta. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, 2025. https://asset.uinjkt.ac.id/uploads/fmXyXwZY/2025/07/panduan-kurikulum-berbasis-cinta.pdf?utm_source=.

Harris, Darriel B., and Debra L. Roter. “Profound Love and Dialogue: Paulo Freire and Liberation Education.” HLRP: Health Literacy Research and Practice 8, no. 3 (2024): 118–20. https://doi.org/10.3928/24748307-20240613-02.

Humaeroh, Siti, Sofian Abdulatif, Winarti Winarti, and Husen Windayana. “Pedagogik Kritis dalam Membangun Pendidikan Humanis.” Aulad: Journal on Early Childhood 4, no. 3 (2021): 174–82. https://doi.org/10.31004/aulad.v4i3.194.

Ilham Kamaruddin, Ismawirna, Jimmy Malintang, Tri Utami, Heppy Sapulete, and Boby Hendro Wardono. “Integrasi Deep Learning Dalam Kurikulum Berdampak: Transformasi Pendidikan Tinggi Di Era Digital.” Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia 4, no. 3 (2025): 1949–57. https://jpion.org/index.php/jpi/article/view/674/457.

Iqbal, Muhammad, Bansu Irianto Ansari, and Fitriati. “Kurikulum Cinta Dan Deep Learning Untuk Penguatan Kompetensi Guru Dalam Ekosistem Religius, Kritis Dan Adaptif.” Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar Dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 3, no. 1 (2025): 201–8. https://doi.org/10.32672/ampoen.v3i2.3652.

Kasi, Yohanes Freadyanus, Delviana Vivi Bai, Novia Novia, Saprolla Rollie C. Deporos, and Ahmad Dindang Mababaya. “Implementation of Deep Learning in School Curriculum: Perspectives of Teachers in Nagekeo Regency.” PAEDAGOGIA 28, no. 2 (2025): 320–28. https://doi.org/10.20961/paedagogia.v28i2.103377.

Kharisma, Nur, Diva Erlina Septiani, and Feby Suryaningsih. Transformasi Pembelajaran Bermakna melalui Deep Learning: Kajian Literatur dalam Kerangka Kurikulum Merdeka. 3 (2025).

Latifah, Pinna Nur, Muhammad Devy Habibi, and Ari Susandi. “Konsep Pendidikan Humanistik Dalam Konteks Pemikiran Paulo Freire Dan K.H Ahmad Dahlan.” IQRO: Journal of Islamic Education 4, no. 2 (2021): 103–16. https://doi.org/10.24256/iqro.v4i2.2256.

Lestari, Ajeng Sarwi. “Penerapan Teori Pembelajaran Humanistik Bagi Siswa di Era Digital.” Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora 4, no. 1 (2024): 215–21. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v4i1.2753.

Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, and Jhonny Saldana. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. SAGE, 2014.

Muhammad Affan Baihaqi, Harun Joko Prayitno, Naufal Ishartono, Sri Sat Titi, Candra Anugrah Putra, and Muhammad Nizaar. “Reimagining 21st-Century Higher Education: A Literature-Based Exploration of Deep Learning for Cognitive, Social, and Emotional Skill Development.” Journal of Deep Learning 1, no. 2 (2025): 139–69.

Mukhoyaroh, Mukhoyaroh, Achmad Sodikin, and Waluyo Waluyo. “Implementation of Deep Learning Approaches: Challenges and Solutions for Teachers: Implementasi Pendekatan Deep Learning: Tantangan dan Solusi Bagi Guru.” Radiant 6, no. 2 (2025): 134–46. https://doi.org/10.52187/rdt.v6i2.335.

Müller, Dennis. “Towards a Critical Pragmatic Philosophy of Sustainable Mathematics Education.” arXiv Preprint, 2025, 1–22. https://doi.org/10.48550/arXiv.2504.17149.

Nasution, Siti Salimah, and Nurul Zahriani Jf. Penerapan Pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) Melalui Kegiatan Seni dan Budaya Lokal dalam Membentuk Cinta Tanah Air pada Anak Usia Dini. 17, no. 11 (2025): 3025–6488. https://doi.org/10.9644/sindoro.v3i9.252.

Patty, Muh Akbar, Andi Prastowo, and Sulhu Diah Rafidiah Sahmat. “Humanizing Learning: Implementing the Humanistic Approach in Inclusive Islamic Education at SD Muhammadiyah Wringinanom Gresik.” HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education 4, no. 1 (2024): 87–106. https://doi.org/10.14421/hjie.2024.41-07.

Romero, Luisa. “La pedagogía cristiana: una educación liberadora desde una mirada humanista.” Pedagogical Constellations 3, no. 2 (2024): 257–76. https://doi.org/10.69821/constellations.v3i2.68.

Rosadah, Lia Laili, Ari Koswara, and Yulia Wahyuni. “Love Based Curriculum Meets Deep Learning: Transforming Islamic Education At SMAN 3 Palembang.” IJGIE-International Journal Of Graduated Of Islamic Education 7, no. 1 (2025): 41–51. https://doi.org/10.37567/ijgie.v7i1.4365.

Safitri, Ulandari, and Nurhizrah Gistituati. “Penerapan Kurikulum Merdeka Berdasarkan Teori Belajar Humanisme di Pendidikan Dasar.” Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI 10, no. 1 (2024): 116–26. https://doi.org/10.46963/mpgmi.v10i1.1641.

Sari, Windy Dian. “The Love Curriculum Approach in Overcoming Learning Loss in Primary and Secondary Schools: A Review of the Literature and Implications of Islamic Education.” At-Tadzkir: Islamic Education Journal 4, no. 1 (2025): 71–80. https://doi.org/10.59373/attadzkir.v4i1.94.

Syahputri, Rinny, Iskandar Idris, and Alfi Ramadhan. “Filsafat Pendidikan Humanistik Sebagai Dasar Etika Pengembangan Teknologi Pembelajaran Di Era Kecerdasan Buatan.” EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi 5, no. 4 (2025): 716–27. https://doi.org/10.51878/edutech.v5i4.7852.

Thariq, Ramzi Al Bani, and Dya Qurotul A’yun. “Implementasi Filsafat Pendidikan Ki Hadjar Dewantara Dalam Kurikulum Deep Learning.” JURNAL MEDIA AKADEMIK (JMA) 2, no. 12 (2024): 1–14. https://doi.org/10.62281.

Yusgiantara, Akbar, and Rustam Ibrahim. “Decolonizing Curriculum through Love and Deep Learning: Toward an Integrative Cognitive, Affective, and Spiritual Framework.” YASIN: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Budaya 5, no. 6 (2025): 6304–23. https://doi.org/10.58578/yasin.v5i6.8119.

Published
2025-12-10
How to Cite
Suratin, S. I., & Munawarsyah, M. (2025). Rekonstruksi Kurikulum Berbasis Etos Cinta sebagai Kerangka Epistemik untuk Membangun Ekosistem Pembelajaran Mendalam di Lembaga Pendidikan Kontemporer. Proceedings of Annual Islamic Conference for Learning and Management, 2, 153-170. https://doi.org/10.15642/AICLeMa.2025.2.153-170
Section
Articles