Metodologi Tafsir Kitab Hidayatul Qur’an fi tafsiril Qur’an bil Qur’an
Abstract
Tafsir Alquran terus berlanjut dari masa Nabi Muhammad hingga sekarang. Metode dan pendekatan cukup berwarna, karena dilatar belakangi sosio historis dari mufasir. Kajian tafsir makin digemari banyak pihak, hingga upaya untuk mengkaji sumber dan metodologi dilakukan dengan pisau analisis epistemologi. Muhammad Afifudin Dimyathi adalah mufasir Indonesia yang menulis kitab Hidayatul Quran fi Tafsir Alquran bi Alquran. Dia lahir di Jombang 17 Mei 1979. Dia selalu menimba ilmu di pendidikan keagamaan dari kelas dasar hingga S3. Dari ilmunya ini dia mengajar di berbagai kampus ternama di Jawa Timur salah satunya UIN Sunan Ampel Surabaya. Melahirkan berbagai kitab salah satunya tafsir Hidayatul Quran. Asal mula nama kitab ini terinspirasi dari nama asrama pesantren yang dibawah asuhannya yang diberi nama oleh KH Mufid Mas’ud. Afifudin merasa tidak puas dengan penafsiran sebelumnya karena tidak utuh bermanhaj qurani. Sumber utama rujukan tafsir ini adalah Alquran. Tetapi juga merujuk pada hadis, pendapat sahabat, tabi’in, mufasir, kaidah bahasa Arab, ijitihad, yang semua itu kembali merujuk pada Alquran. Metode penafsirannya bayani. Segi keluasan bahasan ijmali. Fokus tertib ayat tahlili yang menafsirkan Alquran sesuai tartib mushafi
Downloads
References
Abdillah, Ihsan, and Mochammad Rizky Baihaqi. 2024. “Ragam Corak Tafsir: Tafsir Sufi.” Mashadiruna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 3(1): 23–30.
Al-Dzahabi, Muhammad Husain. 2000. Tafsir Wa Al-Mufassirun Juz I. Cairo: Maktabah Wahbah.
al-Usaimin, Muhammad bin Salih. 2008. Usul Fi Tafsir. Mesir: Dar Ibnu Jauzi.
Amru, Khobirul, and Muh. Yusrol Fahmi. 2022. “Revitalisasi Tafsir Balaghi: Telaah Al-Shamil Fi Balaghat Al-Qur’an Karya Muhammad Afifudin Dimyathi.” Jurnal Spiritualis (JIS) Jurnal Pemikiran Islam dan Tasawuf 8(2): 159–85.
Atabik, Ahmad. 2014. “Teori Kebenaran Perspektif Filsafat Ilmu: Sebuah Kerangka Untuk Memahami Konstruksi Pengetahuan Agama.” Fikrah 2(1): 253–71.
Audrian, Dimas. 2022. “Teori Kebenaran: Koherensi, Korespondensi, Pragmatisme Dan Huduri.” Jurnal Pendidikan: SEROJA 1(2). http://jurnal.anfa.co.id.
Dimyathi, Muhammad Afifuddin. 2016a. ’Ilmu at-Tafsir: Ushuluhu Wa Manahijuhu. Sidoarjo: Lisan Arabi.
———. 2016b. Jurnal Sains dan Seni ITS Panduan Praktis Menulis Bahasa Arab. Malang: CV. Lisan Arabi.
———. 2023. Hidayat Al-Qur’an Fi Tafsir Al-Qur’an Bi Al-Qur’an. Kairo: Dar al-Nibras.
Faradi, Abdul Aziz. 2019. “Teori-Teori Kebenaran Dalam Filsafat (Urgensi Dan Signifikasinya Dalam Upaya Pemberantasan Hoaxs).” Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 7(1): 97–114. doi:10.21274/kontem.2019.7.1.97-114.
Ghofur, Saiful Amin. 2008. Profil Para Mufassir Al-Qur’an. Yogyakarta: Pustaka Insani Madani.
Mahmudi, Wildana Latif, and Faishol Luthfi. 2020. “Kebenaran Ilmiah Perspektif Ilmu Ekonomi Islam.” Orbith 16(2): 139–46.
Murni, Dewi. 2020. “Tafsir Dari Segi Coraknya: Lughawi, Fiqhi, Dan Ilmiy.” Syahadah: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Keislaman 8(1).
Musbikin, Imam. 2014. Mutiara Al-Qur’an. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Mustaqim, Abdul. 2008. Pergeseran Epistemologi Tafsir. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
———. 2012. Epistemologi Tafsir Kontemporer. Yogyakarta: LKiS.
Nasir, M. Ridlwan. 2009. Memahami Alquran: Perspektif Baru Metodologi Tafsir Muqarin. Surabaya: Indra Media.
Putriyani, Siti Nur Umdati, and Ira Nazhifatul Qalbah. 2023. “Menyingkap Polemik Historisitas Tafsir Corak Lughawi.” Jurnal Iman dan Spiritualitas 3(1): 43–50. doi:10.15575/jis.v3i1.21802.
Robiansyah, Khoirur Rifqi. 2023. “Struktur Epistemologi Tafsir Al-Tibyan Fi Tafsir Ayat Al-Ahkam Karya Achmad Nasrullah Abdurrochim Tambakberas Jombang.” Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir dan Pemikiran Islam 4(1): 44–66. doi:10.58401/takwiluna.v4i1.847.
Suryadilaga, Muhammad Alfatih. 2010. Metodologi Ilmu Tafsir. Yogyakarta: Penerbit Teras.
Syam, Ishmatul Karimah, Suryana Alfathah, Eni Zulaiha, and Khader Ahmad. 2023. “Kajian Historis Tafsir Falsafi.” Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama 6(1): 85–92. doi:10.15575/hanifiya.v6i1.18321.
Copyright (c) 2024 Johana Salsabillah, Alif Hibatullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
