Peran Aktif Warga Ilmu Sejati dalam Kehidupan Sosial Masyarakat di Desa Ngadirejo Tanjunganom Nganjuk
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengekplorasi dan menganalisis peran aktif warga Perguruan Ilmu Sejati di Desa Ngadirejo Tanjunganom Nganjuk dalam kehidupan sosial. Penelitian ini memiliki pendekatan kualitatif dan jenisnya adalah fenomenologi. Data diperoleh dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dengan tiga langkah yaitu pemadatan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menyatakan nilai Perguruan Ilmu Sejati yang ditanamkan kepada anggotanya adalah, menjadi basis peran aktif adalah, Dua kalimat syahadat, kedua Zikir tarek, dan ketiga adat istiadat baik yang mengedepankan budi pekerti luhur, dan kasih sayang. Tiga ajaran utama ini dalam praksisnya menjadikan warga perguruan dalam kehidupan sosial mendorong terciptanya masyarakat yang mengedepankan ketenteraman umum, kemandirian, kebersamaan, kerukunan, dan terwujudnya masyarakat yang adil makmur. Peran aktif warga Perguruan Ilmu Sejati dalam ruang sosial merupakan kemampuan untuk hidup bersama dalam perbedaan. Peran aktif tersebut seperti mengambil tempat dalam kontribusi positif di masyarakat agar kehidupan berjalan selaras sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kata Kunci:
Downloads
References
Bourdieo, Pierre, Arena Produksi Kultural, Sebuah Kajian Sosiologi Budaya, terjemahan, (Bantul: Kreasi Wacana, 2010), 8.
Bustanuddin, Agus, Agama Dalam Kehidupan Manusia, (Jakarta: Rajawali Pers, 2007), h. 320-323.
Clifford Geertz, Agama Jawa Abangan Santri Priyayi Dalam Budaya Jawa, Terjemahan Aswab Mahasin dan Bur Rasuanto, (Depok: Komunitas Bambu, 2014), Cet. II, h. 292.
Creswell, John W., Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Tradition (London: SAGE Publications, 2015), hlm.37-38.
Darori Amin, Islam dan Kebudayaan Jawa, (Jogjakarta:Gama Media, 2000), hal 45.
Huda, Nurul, Konstruksi Ajaran Budaya Perguruan Ilmu Sejati dalam Relasinya dengan Nilai Keislaman, dalam jurnal Analisis volume 17 no 1 2017. Hal 1.
Maarif, Ahmad Syafii, Islam dan Pancasila Sebagai Dasar Negara: Studi Tentang Perdebatan dalam Konstituante, (Jakarta: LP3ES, 2006), h. 63-64.
Miles, Matthew B, A. Michael Huberman, Qualitative Data Analysis A Mehods Sourcebook, ed 3, (LA:Sage, 2013), 8
Prawirosoedarso, Penget (Madiun: Perguruan Ilmu Sejati, 2002), hal 5.
Simuh, Islam dan Pergumulan Budaya Jawa, (Bandung:Mizan, 2003), hal 25.
Spradley, James P., The Ethnographic Interview. (New York: Holt Rinehart dan Winston, 2013), 86-88.
Tilaar, H.A.R., Beberapa Agenda Reformasi Pendidikan Nasional dalam Perspektif Abad 21, (Magelang: Tera Indonesia, 2008), h. 69
Tim Perguruan Ilmu Sejati, Ensiklopedi Perguruan Ilmu Sejati (Madiun: Perguruan Ilmu Sejati, 2016), h. 1-4.
______________________, Riwayat dan Perkembangan Perguruan Ilmu Sejati Sukorejo, Saradan, Madiun (Madiun: Perguruan Ilmu Sejati., 2014), h. 1-3
Warsito, Di Sekitar Kebatinan, (Bandung: Bulan Bintang, 1973), hal 38.
Wempi, Jefri Audi, Teori Produksi Kultural: Sebuah Kajian Pustaka. Exposure – Journal of Advanced Communication, Vol.2, No.1, Februari 2012.
Copyright (c) 2024 Moh. Irmawan Jauhari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
