Semarak Simbol Asmara Gen Z di Instagram: Antara Galau Bersama dan Adu Kesedihan (Kajian Semiotika Peirce)

  • Annisa Nur Aini Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Asep Abbas Abdullah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
Keywords: Asmara, Gen Z, Kesalahan Berbahasa, Quotes, Tanda

Abstract

Artikel ini berfokus pada asmara Gen Z di media sosial yang menunjukkan kegetiran dalam realitas hubungannya. Sebagai suatu fenomena yang seringkali menjadi topik utama dalam kehidupan. Tak ayal, suasana hati Gen Z terwakilkan oleh unggahan pada beberapa akun yang menyuarakan hal yang sama, yang pernah terjadi atau dialami oleh sebagian orang. Penelitian ini mengkaji quotes atau tulisan tersebut yang disampaikan secara kurang tepat, namun konvensi yang dibangun atas suatu tanda berjalan dengan baik sehingga dapat dipahami. Tanda pada unggahan quotes hadir sebagai representamen dari bentuk kisah asmara Gen Z. Sedangkan pembaca yang pernah mengalami kisah tersebut adalah interpretan yang memvalidasi dirinya sama dengan quotes tersebut. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori Semiotika Peirce. Hasil penelitian ditemukan tanda dimaknai sebagai ungkapan atau luapan kesedihan atas asmara yang belum mendapat kepastian dan suatu bentuk perayaan atas kegagalan dalam percintaan. Perayaan yang dirasakan pula oleh orang lain sebagai suatu hal yang lazim dengan maksud memiliki nasib yang sama.

Published
2024-12-04
Section
Articles