Dari Kertas Ke Utas: Eksplorasi Cikal Bakal Kritik Sastra Melalui Platform X Teori Semiotika Peirce
Abstract
Di era digitalisasi saat ini, banyak sekali perubahan yang semakin mengedepankan efisiensi, efektivitas dan kepraktisan. Tak terkecuali eksistensi sastra sendiri, yang mulai menjajaki platform media sosial untuk menjangkau berbagai macam lapisan masyarakat, salah satunya melalui X. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana platform Twitter digunakan sebagai media untuk kritik sastra, mengalihkan tradisi kritik dari medium cetak ke ranah digital, dan dan dampak terhadap praktik kritik sastra di era digital. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif serta mata pisau semiotika Triadik Peirce, sebagai pendekatan, maka fokus analisis akan tertuju pada tanda-tanda, ikon, indeks, dan simbol yang muncul dalam utas-utas kritik sastra di X. Penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana karakteristik seseorang menuangkan kalimat melalui X sehingga memengaruhi bentuk dan isi kritik sastra yang disampaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsepsi sederhana mengulas buku pada platform X memungkinkan munculnya bentuk kritik sastra yang lebih inklusif, dinamis, dan mudah diakses, namun juga menimbulkan tantangan terkait kedalaman analisis dan kompleksitas argumen.
.png)