Dekonstruksi Visual pada Sampul Majalah Tempo Edisi 13 “Jokowi (Dinasti Tiada Henti)” Analisis Semiotika Pierce

  • Shelfya Nofi Aningkurniawati Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Haris Shofiyuddin Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
Keywords: Dekonstruksi Visual, Tempo, Semiotika

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami makna yang terdapat pada sampul majalah tempo. Menggambarkan politik di pemerintahan bapak Presiden Jokowi dalam realitas visual dan menjelaskan bagaimana Cover majalah Tempo edisi 13 “Jokowi: Dinasti Tiada Henti”  dianalisis menggunakan teori semiotika Charles Sanders Pierce. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pndekatan analisis semiotika Charles Sanders Pierce. Pengumpulan data, akan dilakukan melalui studi kepustakaan, dokumentasi, dan pendalaman teori dengan menyesuaikan objek yang diambil dengan menggunakan teori Pierce. Peneliti nantinya akan mengungkap 3 hal seperti yang diungkapkan oleh Pierce, yaitu Representamen (tanda itu sendiri), Object (objek yang ditandai) dan Interpretant (penafsiran). Hasil penelitian menunjukkan bahwa visual pada sampul majalah Tempo sarat akan makna yang mendalam, yang dikonstruksi melalui penggunaan interpretant, representamen, dan object. Visual ini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi massa, tetapi juga sebagai sarana untuk mengkritik dan membongkar kekuasaan politik dinasti di Indonesia. Ideologi yang ditanamkan pada sampul ini tergambarkan melalui karakter Jokowi, pengusaha dan partai, yakni para pemilik kekuasaan dan perekonomian. pencahayaan, pengadeganan, setting dan properti dalam sampul ini juga mengidentifikasikan sistem kapitalisme. Sistem kapitalisme yang sudah ada di dalam pemerintahan, memaksa khalayak untuk tunduk terhadap aturan-aturan yang diberikan para kaum kapitalis. Maraknya media-media baru juga membuat adanya persaingan tanpa memperdulikan keabsahan dari nilai berita. Sampul majalah ini memberikan representasi dari keadaan Indonesia, bahwa ideologi kapitalisme merajai industri, bagi pemilik modal dan penguasa dapat dengan mudah menentukan harga pasar dan menguasai rakyat.

Published
2024-12-20
Section
Articles