Diagnosis Distimia Tokoh Salvador dalam Novel Debu Dalam Angin : Tinjauan Psikoanalisis Freudian

  • Vanesyah Yuli Ariyanti Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Haris Shofiyuddin Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
Keywords: Distimia, Debu Dalam Angin, Pratiwi Juliani, Psikoanalisis Freudian

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan gejala-gejala distimia yang dialami tokoh utama dalam novel Debu Dalam Angin karya Pratiwi Juliani bernama Salvador. Distimia, sebuah gangguan mood kronis, dieksplorasi melalui tiga komponen psikis utama Freudian: Id, Ego, dan Super Ego, yang berperan dalam pembentukan respon emosional dan psikologis Salvador sebagai tokoh utama. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Data berasal dari kata, kalimat, kutipan teks dalam novel Debu Dalam Angin, Sedangkan sumber data berasal dari novel Debu Dalam Angin. Teknik pengumpulan data berupa teknik literatur dan teknik catat. Analisis data melalui beberapa tahap : klasifikasi data, penyajian data, dan kesimpulan data. Data diperoleh dengan cara menganalisis data menggunakan teori psikoanalisis Freudian. Hasil dari penelitian ini adalah pertama, Psikologi abnormal tokoh Salvador tercermin pada dirinya yang kerap kali mengalami  halusinasi, menutup diri, dan menghindari masa lalu. Kedua, melalui psikologi abnormalnya dapat didiagnosis bahwa dirinya mengalami distimia yang tampak pada gangguan tidur, penurunan energi, kesulitan konsentrasi, dan perasaan putus asa dalam hidupnya. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana elemen sastra dapat merefleksikan gangguan kejiwaan, serta memperkaya pemahaman tentang aplikasi teori psikoanalisis dalam kajian sastra.

Published
2024-11-02
Section
Articles