Dinamika Tradisi Dalam Cerpen “Mbah Djalil Dan Tradisi” Karya Dewi Trisna Wati: Kajian Antropologi Sastra

  • Dian Afifatur Rosyidah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Guntur Sekti Wijaya Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
Keywords: Cerpen “Mbah Djalil dan Tradisi”, DinamikaTradisi, Mitung Bengi, Antropologi Sastra

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang bagaimana tradisi yang harus dipertahankan dengan menggunakan kajian antropologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan cara mengumpulkan data berupa kutipan. Hasil dari penelitian ini meliputi: 1) Identifikasi Nilai-nilai Budaya dan Tradisi, 2) Simbolisme dalam Kematian Mbah Djalil dalam cerpen, 3) Perubahan Sosial dan Interaksi serta dinamika tradisi yang ada dalam cerpen “Mbah Djalil dan Tradisi” karya Dewi Trisna Wati. Tujuan penelitian antropologi sastra pada dasarnya adalah untuk mengungkap berbagai pengalaman budaya melalui analisis yang baik. Selain itu, penelitian ini membantu memahami peran sastra dalam merekam dan merespons perubahan sosial serta keberlanjutan nilai-nilai tradisi yang ada di dalam masyarakat. Cerpen ini mencerminkan pertentangan antara tradisi “mitung bengi” yang dipegang teguh oleh Mbah Djalil dan ketidaksetujuan dari generasi muda yang tidak sepenuhnya memahami nilai-nilai tersebut.

 

Published
2024-12-10
Section
Articles