Budaya Pernikahan Minangkabau dalam Novel Memang Jodoh: Kajian Antropologi Sastra
Abstract
Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana tradisi pernikahan dalam kebudayaan Minangkabau. Memang Jodoh karya sastra yang ditulis oleh Marah Rusli menggambarkan tentang revolusi pernikahan di Minangkabau, representasi pernikahan dalam novel dapat dipahami oleh teori Antropologi Sastra Kultural. Pendekatan Antropologi sastra kultural dapat membedah tradisi yang termuat pada Memang Jodoh, karena Pendekatan ini berfokus pada budaya pernikahan yang muncul pada kelompok masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya bentuk-bentuk revolusi sistem budaya Pernikahan yang digunakan oleh masyarakat Padang. Namun pada Novel Memang Jodoh sendiri merupakan sebuah karya yang ditulis sebagai bentuk kritik terhadap sistem yang ada di masyarakat Padang, terlebih pada tradisi pernikahan yang berpegang pada sistem matrilineal.
.png)