Pergeseran Budaya Matrinealisme dalam Novel Perempuan Batih Karya A.R. Rizal
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran budaya matrilinealisme dalam novel Perempuan Batih karya A.R. Rizal, yang menggambarkan perubahan struktur sosial dan peran perempuan dalam masyarakat Minangkabau. Dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra Pierre Bourdieu, khususnya konsep habitus, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai, norma, dan kebiasaan sosial diwariskan serta diinternalisasi oleh karakter dalam novel dan bagaimana perubahan tersebut terjadi di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis teks sastra sebagai sumber data utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan analisis isi novel Perempuan Batih. Analisis difokuskan pada penggambaran karakter utama, Gadis, serta interaksi antar-generasi yang mencerminkan pergeseran habitus dalam budaya matrilineal Minangkabau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran budaya ini tampak dalam keputusan generasi muda untuk meninggalkan rumah keluarga dan menjalani kehidupan mandiri, yang sebelumnya tidak sesuai dengan tradisi matrilineal. Selain itu, perubahan ini membawa dampak pada melemahnya ikatan komunal dalam keluarga dan pergeseran peran perempuan sebagai penjaga rumah dan garis keturunan.
.png)