Kritik Sosial dalam Bingkai Realisme Magis Malam Seribu Jahanam Karya Intan Paramaditha
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah membedah unsur-unsur realisme magis Wendy B. Faris dalam karya sastra kontemporer Malam Seribu Jahanam karya Intan Paramaditha guna mengemukakan kritik-kritik sosial yang terepresentasi di dalamnya dengan memanfaatkan metode kualitataif deskriptif dan langkah-langkah pendekatan sosiologi sastra. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kehadiran unsur-unsur realisme magis dalam narasi dan dialog-dialog karya sastra tersebut diperlihatkan oleh keikutsertaan lima karakteristik realisme magis menurut Wendy B. Faris yaitu: 1) tidak tereduksinya unsur-unsur magis dan unsur-unsur realistik, 2) keberadaan dunia fenomenal dalam narasi sastra, 3) alam yang membaur, 4) kebimbangan akibat keadaan ketidakpastian, serta 5) kekacauan mengenai waktu, ruang, dan identitas. Kritik sosial yang tergambar dalam narasi realisme magis karya sastra tersebut relevan dengan denyut kehidupan masyarakat Indonesia. Dengan demikian, karya sastra kontemporer Malam Seribu Jahanam karya Intan Paramaditha merupakan sebuah refleksi kritis atas realitas sosial masyarakat Indonesia, seperti isu-isu keperempuanan, budaya, kepercayaan, dan diskriminasi-diskriminasi terhadap kaum marjinal.
.png)