Konflik Sosial dalam Ruang Domestik pada Film Ipar Adalah Maut: Sosiologi Sastra Alan Swingewood

  • Reza Dwi Oktafianti Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Haris Shofiyuddin Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
Keywords: Ipar Adalah Maut, konflik sosial, sosiologi sastra, Alan Swingewood

Abstract

Film Ipar Adalah Maut merupakan salah satu film Indonesia yang mengangkat isu konflik sosial dalam masyarakat yaitu perselingkuhan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bentuk perselingkuhan, dan akibat yang ditimbulkan dari perselingkuhan dalam rumah tangga. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah sosiologi sastra Alan Swingewood yang berkaitan dengan permasalahan sosial yang terjadi dalam masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, karena data yang diuraikan berupa kutipan-kutipan kalimat dari scene film. Sumber data yang digunakan yakni film Ipar Adalah Maut karya Elizasifaa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk perselingkuhan terbagi menjadi tiga, yaitu perselingkuhan emosional, seksual, dan campuran antara emosional dan seksual. Dampak dari perselingkuhan tersebut meliputi pertengkaran dalam rumah tangga, rasa curiga terhadap pasangan, kebiasaan berbohong, perasaan gelisah, munculnya rasa bersalah, kehamilan di luar nikah, serta berujung pada perceraian.

 

Published
2024-12-27
Section
Articles