Analisis Wacana Kritis Teun A.Van Dijk dalam Cerpen Perempuan Penunggu Karya Muna Mayasari

  • Febi Nu'ita Indah Sari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Guntur Sekti Wijaya Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
Keywords: analisis wacana kritis, cerpen, perempuan penunggu, Teun A. Van Dijk

Abstract

Pemahaman tentang analisis wacana kritis tentu tidak hanya dapat dipahami dari studi kebahasaanya, akan tetapi bagaimana menghubungkan suatu bahasa dengan konteks tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karya sastra, berupa cerpen Perempuan Penunggu karya Muna Mayasari dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori analisis wacana kritis Teun A. Van Dijk, yang menjadi salah satu konsep analisis wacana dalam mengkaji karya sastra. Dengan memfokuskan pada teks, tema, dan, wacana, penelitian ini menemukan beberapa isu sosial seperti kekuasaan, gender, dan identitas yang dihadapi oleh tokoh dalam cerpen. Hasil penelitian ini menemukan adanya wacana kritis dalam cerpen Perempuan Penunggu karya Muna Mayasari dengan menggunakan tiga konsep dimensi wacana Teun Van Dijk yakni berupa dimensi teks, dimensi konteks, dan dimensi kognisi sosial. Dengan demikian, cerpen Perempuan Penunggu tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra, akan tetapi juga sebagai bahan refleksi dan mengkritisi dinamika sosial yang kompleks.

Published
2024-12-16
Section
Articles