Di Balik Lensa Futuristik: Membaca "Mata Penuh Darah: Dua Peristiwa, 1966-2033" karya Faisal Oddang dkk.

  • Muhaimin Rizal Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
Keywords: Faisal Oddang, Mata Penuh Darah, Imajinasi, Masa Depan, Perubahan Sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis narasi futuristik dalam karya sastra Indonesia kontemporer, dengan fokus pada kumpulan cerpen "Mata Penuh Darah: Dua Peristiwa, 1966-2033" karya Faisal Oddang dkk. Melalui pendekatan futuristik, karya ini menyajikan gambaran masyarakat masa depan yang kompleks, di mana teknologi telah mengubah cara manusia berinteraksi, berpikir, dan merasakan. Narasi futuristik dalam konteks ini bukan hanya sekedar penceritaan, melainkan sebuah respons terhadap kebutuhan masyarakat dalam era yang serba cepat dan diwarnai dengan perubahan-perubahan yang saling berhubungan. Penelitian ini akan mendeskripsikan bentuk dan struktur narasi futuristik dalam karya tersebut, dengan meneliti bagaimana elemen-elemen seperti penokohan, tema, dan latar digunakan untuk membangun dunia futuristik. Selain itu, penelitian ini juga akan menganalisis bagaimana Faisal Oddang dkk dalam "Mata Penuh Darah: Dua Peristiwa, 1966-2033" menggunakan imajinasi futuristik untuk mengkritik dan mempertanyakan kondisi sosial, politik, dan budaya kontemporer. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang penggunaan narasi futuristik dalam sastra Indonesia serta implikasinya terhadap kajian sastra dan budaya.

Published
2024-12-28
Section
Articles