Female Leadership in the Islamic Monarchy of India: A Historical Study of the Era of Razia Sultan's Reign
Abstract
Artikel ini akan mengkaji tentang kepemimpinan Razia Sultan (1236–1240 M), seorang Sultan
perempuan pertama dan satu-satunya dalam sejarah Kesultanan Delhi. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (Library
Research). Sumber yang digunakan terdiri dari literatur primer dan sekunder yang relevan dengan
konteks sosial-politik pada masa Razia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Razia
mendapatkan pendidikan administrasi dan militer secara langsung dari ayahnya yaitu
Shamsuddin Iltutmish. Selama masa pemerintahannya, ia menerapkan sistem meritokrasi,
memperkuat administrasi, mengembangkan ekonomi dan perdagangan, memperbaiki
infrastruktur, serta mendukung lembaga pendidikan dan kebudayaan. Namun, kekuasaannya
menghadapi perlawanan kuat dari elit bangsawan Turki Chahalgani yang menolak otoritas
perempuan. Bias gender dan intrik politik internal menyebabkan kejatuhan Razia pada tahun
1240 M. Kejatuhan Razia bukan disebabkan oleh ketidakmampuan dalam memimpin,
melainkan dominasi struktur patriarki yang menghalangi perempuan untuk menduduki posisi
politik yang tinggi.